Find What You Search!

Wednesday, 1 July 2015

Nilik Dikit Tentang Jatuhnya Pesawat Hrecules C-130

Dua Analisa Penyebab Jatuhnya Hercules C130 di MedanKawan-kawan, sudah mendengar berita jatuhnya pesawat Hercules C-130 milik TNI di Medan, Sumatra Utara? Sedih sih mendengarnya, mengingat saya memiliki beberapa kenalan yang tinggal di sana, saya harap mereka baik-baik saja, aamiin. Memangnya apa sih yang persisnya terjadi? Yuk, coba kita tilik apa yang terjadi pada kecelakaan tersebut.


Sebenarnya, kecelakaan Hercules ini merupakan pesawat kedua dalam 10 tahun terakhir yang jatuh di Medan. Bulan September 2005, sebuah pesawat Mandala Airlines Boeing 737 jatuh ke daerah perumahan tak lama setelah lepas landas dari bandara Polonia Medan, menewaskan 143 orang termasuk 30 di darat.

Jadi kejadiannya sebenarnya seperti ini, sebuah pesawat angkut militer milik TNI Angkatan Udara jatuh di dekat Lanud Soewondo, bekas Bandara Polonia Medan. Para pejabat Indonesia menyatakan sedikitnya 74 orang tewas sewaktu sebuah pesawat transportasi militer jatuh di kawasan permukiman di Medan, Sumatra Utara. Hercules C-130 itu jatuh sekitar tengah hari Selasa (30/6), menimpa dua rumah dan sebuah hotel di kota terbesar ke-tiga di Indonesia itu. Jumlah korban tewas diperkirakan akan bertambah. Media dan pejabat setempat menyatakan 113 orang berada dalam pesawat Angkatan Udara Indonesia tersebut.
Hercules yang jatuh di Medan. Foto: Twitter @infomedan
Seorang juru bicara militer mengatakan pesawat turboprop bermesin empat itu jatuh beberapa menit setelah lepas landas dari pangkalan udara di dekatnya. Menurut media setempat, pesawat itu sedang mencoba kembali ke bandara karena gangguan teknis yang tidak disebutkan.

Kepada wartawan, juru bicara TNI AU Marsekal Pertama Dwi Badarmanto mengatakan pesawat itu terbang untuk mengantar logistik, dengan tujuan Tanjung Pinang. Pesawat lepas landas pukul 11.48 WIB (namun KSAU Marsekal Agus Supriatna mengatakan pesawat lepas landas pukul 12.14), namun dua menit kemudian pesawat mengalami masalah.

“Pilot meminta RTB (return to base, kembali ke landasan). Lalu pesawat meminta berbelok ke kanan, namun jatuh sebelum mendapat kontak dengan Landasan Udara (Lanud) Medan APP,” demikian disebutkan dalam keterangan awal kepada wartawan.

Sampai saat ini (01/7), pihak TNI AU masih menyelidiki masalah apa yang sebenarnya menyebabkan jatuhnya pesawat tempur tersebut. Kepala Staf Angkatan Udara Marsekal Agus Supriatna sendiri mengatakan bahwa pesawat Hercules milik TNI AU yang jatuh di Jalan Jamin Ginting, Medan, kemungkinan mengalami masalah fisik di pesawat. Prediksi itu setelah diketahui Capt. Penerbang Sandy Permana yang mengemudikan pesawat tersebut sempat meminta kembali ke Lanud Soewondo.

"Kemungkinan ada trouble. Pilot minta return to base," ujar Agus melalui keterangan tertulis, Selasa (30/6/2015).  Agus mengatakan ada dua analisis terkait penyebab jatuhnya pesawat buatan 1964. "Pertama belok speed kurang, atau pas belok ada trouble. Pasti ada yang rusak karena minta return to base," paparnya.
Keluarga korban
Sementara itu, kawan-kawan, saya rasa kita hanya bisa berdoa semoga para korban yang meninggal dapat beristirahat dengan tenang, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. Semoga di kedepannya, kecelakaan-kecelakaan seperti ini dapat diantisipasi lagi. Aamiin.

sumber:
http://news.metrotvnews.com/read/2015/06/30/408858/ini-kemungkinan-penyebab-jatuhnya-hercules-di-medan-versi-ksau

http://www.voaindonesia.com/content/pesawat-hercules-jatuh-di-medan-sedikitnya-30-tewas/2842659.html

http://www.bbc.com/indonesia/berita_indonesia/2015/06/150629_indonesia_pesawat_hercules

http://nasional.news.viva.co.id/news/read/644731-dua-analisa-penyebab-jatuhnya-hercules-c130-di-medan


No comments:

Post a Comment